Koran yang Headlinnya " Cewe Pengen Gituan Masukin Anunya pae Timun Ketinggalah di dalem Setengah"

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!


Jangan lupa di like...
   
Follow Juga Ya....

osserem 01 Nov, 2011


--
Source: http://osserem.blogspot.com/2011/11/koran-yang-headlinnya-cewe-pengen.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Read More...

Penjual Mayat di Internet

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
Gunther Von Hagens, seorang penggagas pameran kontroversial 'Body Worlds Anatomical' berencana melebarkan sayap dengan memanfaatkan internet untuk menjual mayat manusia yang diawetkan buatannya.

Ya, Von Hagens yang lebih senang dipanggil 'Doctor Death' itu memang terkenal dengan pekerjaanya sebagai penjual mayat manusia. Toko onlinenya sendiri baru akan dibuka 3 November mendatang dengan tawaran mayat manusia utuh seharga US$ 97 ribu (sekitar Rp 867 juta) per mayat.




Namun bukan berarti semua orang setuju dengan pekerjaan 'aneh'nya, salah satunya yang menolak cukup keras adalah gereja Katolik Jerman-Roma. Uskup Agung Robert Zollitsch menganggap apa yang dilakukan Von Hagens tidak menghormati orang yang telah mati. Ia menghimbau agar para politisi melarang toko online Von Hagens itu.

Von Hagens sendiri tidak begitu memperdulikan kritikan tersebut, ia bersikeras bahwa mayat yang dijual bukan untuk umum tapi untuk para ilmuwan dan ahli medis.

Dikutip detikINET dari Independent, Jumat (22/10/2010), selain mayat utuh manusia, ia juga berencana menjual potongan tubuh dari leher sampai pangkal paha seharga US$ 89 ribu (sekitar Rp 795 juta) dan kepala manusia seharga US$ 34 ribu (sekitar Rp 309 juta). Tak hanya mayat manusa, ia pun akan menjual bagian tubuh hewan yang telah diawetkan.

Von Hagens yang doyan berpakaian serba hitam dan topi bertepi lebar ini selalu menjadi sumber kontroversi. Terutama sejak ia mengembangkan teknik pengawetannya 'Plastinarium' selama satu dekade.

Proses pengawetannya sendiri dengan mengeluarkan cairan tubuh dan lemak dari mayat kemudian menggantikannya dengan resin plastik.

Sebelumnya pada tahun 2002, Von Hagens pernah mengadakan otopsi terbuka di Inggris. Sementara tahun 2004, ia pernah dituduh telah menggunakan tubuh para tahanan yang telah dieksekusi. Dan akhirnya harus mengembalikan tujuh mayat diantaranya karena tidak bisa membuktikan mayat tersebut telah dieksekusi.

Setelah membuka serangkaian pameran dalam berbagai pose, tahun lalu Von Hagens menampilkan dua mayat manusia yang berpose sedang berhubungan intim. Ia menamai pamerannya dengan tajuk "Siklus Kehidupan". Acara tersebut pernah diminta untuk dihentikan namun gagal.

Von Hagens baru-baru ini membuka kembali proyek 'Plastinarium'nya di sebuah pabrik di Jerman Timur dengan jumlah pekerja hingga 200 orang. Upaya untuk menghentikannya juga ditolak mengingat ia 'berjasa' membuka lapangan pekerjaan di daerah yang menderita tingkat pengganguran tinggi itu. Von Hagens alias 'Doctor Death' itu pun telah lama menjadi seorang jutawan berkat mayat-mayat tersebut.

http://sisigelapdunia.blogspot.com/2011/05/penjual-mayat-di-internet.html

Jangan lupa di like...
   
Follow Juga Ya....

osserem 01 Nov, 2011


--
Source: http://osserem.blogspot.com/2011/11/penjual-mayat-di-internet.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Read More...

Tragede yang Menggegerkan di Tahun 80-an di Indonesia

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
1. Petrus (penembakan misterius)

Tapi dua butir peluru segera bersarang di tubuhnya. Satu di dada dan satu di kepala. Tubuhnya lalu tumbang dan dibiarkan tergeletak di pinggir jalan. Esok hari, bisik-bisik beredar di masyarakat. Dia adalah Robert preman yang selama ini ditakuti, sampah masyarakat, bromocorah! Mungkin nasib Bathi Mulyono masih lebih baik. Begitu mendengar dirinya ikut menjadi target, dia segera melarikan diri hingga ke sejumlah negara luar negeri seperti Malaysia dan Brunei Darussalam. Meninggalkan istri dan anaknya yang baru lahir. Namun, Bathi dan anaknya yang kini berusia 25 tahun, Lita, telah bertemu kembali.

Tahun 1980-an. Ketika itu, ratusan residivis, khususnya di Jakarta dan Jawa Tengah, mati ditembak. Pelakunya tak jelas dan tak pernah tertangkap, karena itu muncul istilah "petrus", penembak misterius. Tahun 1983 saja tercatat 532 orang tewas, 367 orang di antaranya tewas akibat luka tembakan. Tahun 1984 ada 107 orang tewas, di antaranya 15 orang tewas ditembak. Tahun 1985 tercatat 74 orang tewas, 28 di antaranya tewas ditembak. Para korban Petrus sendiri saat ditemukan masyarakat dalam kondisi tangan dan lehernya terikat. Kebanyakan korban juga dimasukkan ke dalam karung yang ditinggal di pinggir jalan, di depan rumah, dibuang ke sungai, laut, hutan dan kebun. Pola pengambilan para korban kebanyakan diculik oleh orang tak dikenal dan dijemput aparat keamanan.

Kala itu, para pria bertato disergap ketakutan karena muncul desas-desus,petrus mengincar lelaki bertato. Peristiwa penculikan dan penembakan terhadap mereka yang diduga sebagai gali, preman, atau residivis itu, belakangan, diakui Presiden Soeharto, sebagai inisiatif dan atas perintahnya. "Ini sebagai shock therapy," kata Soehartodalam biografinya, Soeharto: Pikiran, Ucapan, dan Tindakan Saya.

Mayat-mayat itu ketika masih hidup dianggap sebagai penjahat, preman, bromocorah, para gali, dan kaum kecu yang dalam sejarah memang selalu dipinggirkan, walau secara taktis juga sering dimanfaatkan. Pada saat penembak misterius merajalela, para cendekiawan, politisi, dan pakar hukum angkat bicara. Intinya, mereka menuding bahwa hukuman tanpa pengadilan adalah kesalahan serius. Meski begitu, menurut Soeharto, "Dia tidak mengerti masalah yang sebenarnya." Mungkin tidak terlalu keliru untuk menafsir bahwa yang dimaksud Soeharto sebagai orang yang mengerti masalah sebenarnya adalah dirinya sendiri.

Sayang, petrus hanya berlaku untuk preman kelas teri, mereka yang merampok karena lapar. Sayang, petrus tidak berlaku untuk preman berdasi, mereka yang mencuri karena mereka rakus…

2. Sengkon dan Karta, Sebuah Ironi Keadilan
Lima tahun bukan waktu yang teramat pendek. Apalagi untuk dihabiskan di dalam sebuah ruangan beku bernama penjara. Apalagi untuk sebuah perbuatan yang tidak pernah dilakukannya. Tapi Sengkon dan Karta mengalaminya. Kepada siapakah mereka harus mengadu, jika sebuah lembaga bernama pemerintah tidak bisa lagi dipercaya? Sebab keadilan tidak pernah berpihak kepada Sengkon, juga Karta, juga mereka yang lain, yang bernama rakyat kecil. Alkisah sebuah perampokan dan pembunuhan menimpa pasangan suami istri Sulaiman-Siti Haya di Desa Bojongsari, Bekasi. Tahun 1974. Beberapa saat kemudian polisi menciduk Sengkon dan Karta, dan menetapkan keduanya sebagai tersangka.

Keduanya dituduh merampok dan membunuh pasangan Sulaiman-Siti Haya. Tak merasa bersalah, Sengkon dan Karta semula menolak menandatangani berita acara pemeriksaan. Tapi lantaran tak tahan menerima siksaan polisi, keduanya lalu menyerah. Hakim Djurnetty Soetrisno lebih mempercayai cerita polisi ketimbang bantahan kedua terdakwa. Maka pada Oktober 1977, Sengkon divonis 12 tahun penjara, dan Karta 7 tahun. Putusan itu dikuatkan Pengadilan Tinggi Jawa Barat.

Dalam dinginnya tembok penjara itulah mereka bertemu seorang penghuni penjara bernama Genul, keponakan Sengkon, yang lebih dulu dibui lantaran kasus pencurian. Di sinilah Genul membuka rahasia: dialah sebenarnya pembunuh Sulaiman dan Siti!. Akhirnya, pada Oktober 1980, Gunel dijatuhi hukuman 12 tahun penjara.

Meski begitu, hal tersebut tak lantas membuat mereka bisa bebas. Sebab sebelumnya mereka tak mengajukan banding, sehingga vonis dinyatakan telah berkekuatan hukum tetap. Untung ada Albert Hasibuan, pengacara dan anggota dewan yang gigih memperjuangkan nasib mereka. Akhirnya, pada Januari 1981, Ketua Mahkamah Agung (MA) Oemar Seno Adji memerintahkan agar keduanya dibebaskan lewat jalur peninjauan kembali.

Berada di luar penjara tidak membuat nasib mereka membaik. Karta harus menemui kenyataan pahit: keluarganya kocar-kacir entah ke mana. Dan rumah dan tanah mereka yang seluas 6.000 meter persegi di Desa Cakung Payangan, Bekasi, telah amblas untuk membiayai perkara mereka.

Sementara Sengkon harus dirawat di rumah sakit karena tuberkulosisnya makin parah, sedangkan tanahnya yang selama ini ia andalkan untuk menghidupi keluarga juga sudah ludes dijual. Tanah itu dijual istrinya untuk menghidupi anak-anaknya dan membiayai dirinya saat diproses di polisi dan pengadilan. Walau hanya menanggung beban seorang istri dan tiga anak, Sengkon tidak mungkin meneruskan pekerjaannya sebagai petani, karena sakit TBC terus merongrong dan terlalu banyak bekas luka di badan akibat siksaan yang dideranya.

Sementara itu Sengkon dan Karta juga mengajukan tuntutan ganti rugi Rp 100 juta kepada lembaga peradilan yang salah memvonisnya. Namun Mahkamah Agung menolak tuntutan tersebut dengan alasan Sengkon dan Karta tidak pernah mengajukan permohonan kasasi atas putusan Pengadilan Negeri Bekasi pada 1977. 'Saya hanya tinggal berdoa agar cepat mati, karena tidak ada biaya untuk hidup lagi' kata Sengkon.

Lalu Tuhan berkuasa atas kehendaknya. Karta tewas dalam sebuah kecelakaan, sedangkan Sengkon meninggal kemudian akibat sakit parahnya. Di sanalah mereka dapat mengadu tentang nasibnya, hanya kepada Tuhan (berbagai sumber)

3. Arie Hanggara
Ada yang bilang ibu kota lebih kejam daripada ibu tiri. Tapi ibu tiri yang satu ini jauh lebih kejam. Arie Hanggara, bocah 7 tahun ini tewas dianiaya orang tuanya sendiri. Peristiwa pada akhir November 1984 itu tiba-tiba menyentakkan perhatian publik. Media massa menuliskannya panjang-lebar. Sidang pengadilannya membeludak. Orang ingin tahu seperti apa sosok kedua orang tua Ari: Machtino bin Eddiwan dan Santi binti Cece. Bahkan rekonstruksi yang harus dilakukan suami-istri itu nyaris gagal karena massa melampiaskan kemarahan kepada kedua pesakitan. Arie tiba-tiba menjadi simbol dari anak-anak yang tertindas. Bahkan sampai-sampai tim pengacara orang tua Arie mendapat teror dari orang-orang yang tidak dikenal. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nugroho Notosusanto sempat membuatkan patung Arie–meski akhirnya dibatalkan–sebagai peringatan agar kasus serupa tak terulang di masa mendatang.

Akibat himpitan beban ekonomi yang dialami oleh kedua orang tuanya, ayahnya seorang pengangguran, dengan tiga orang anak, membuatnya gelap mata. Akibatnya dia menjadi ringan tangan. Ketika suatu hari dituduh mencuri uang maka Arie Hanggara dipukul dan disiksa hingga menemui ajal di tangan orang yang seharusnya melindunginya.

Kisah bocah malang tersebut pernah diangkat ke layar lebar oleh sutradara Frank Rorimpandey, dan dibintangi oleh Deddy Mizwar, Joice Erna.

http://sisigelapdunia.blogspot.com/2011/05/tragede-yang-menggegerkan-di-tahun-80.html

Jangan lupa di like...
   
Follow Juga Ya....

osserem 01 Nov, 2011


--
Source: http://osserem.blogspot.com/2011/11/tragede-yang-menggegerkan-di-tahun-80.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Read More...

Cara Unik mengungkapkan Cinta

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!


"Saya Cinta Kamu." Tiga kata yang simpel dan sarat makna. Hanya diucapkan di mulut saja sudah membuat hati melayang. Apalagi jika diucapkan dengan cara yang tidak biasa seperti ini.

1. Tulis dan tempelkan
Tulis kata cinta di notes dan tempelkan di tempat yang tak ia duga, seperti di kemudi dan dashboard mobilnya, laptop, dan di halaman surat kabar yang akan dibaca.

2. Iklan surat kabar
Buat iklan di surat kabar yang sering dibaca dan deklarasikan cinta Anda. Ia pasti surprised melihat namanya muncul di iklan surat kabar.

3. Abadikan lewat buku
Bukukan kisah perjalanan cinta Anda berdua. Kirimkan novel tersebut di momen spesial, seperti di Hari Valentine, hari jadian, dan ulang tahunnya.

4. Pesan cinta
Rekam pesan cinta Anda atau yanyikan lagu favorit Anda berdua, dan kirimkan padanya. Atau tinggalkan pesan ini di voice mail dan MP3 player. Atau Anda bisa membuat video kreatif untuk mengungkapkan cinta Anda pada pasangan dan kirimlah via e-mail atau video call.

5. Seratus permen cinta
Belilah sekantung permen dan bungkus setiap permen dengan kertas kecil yang berisi alasan Anda mencintai dia, dari yang serius, romantis hingga lucu. Masukkan permen yang telah terbungkus dalam satu stoples atau wadah lucu.
Berilah label dengan tulisan besar 100 alasan saya mencintai kamu. Dosis: Ambil satu setiap hari selama 100 hari.

6. Biarkan jari bicara
Lakukan permainan jari setiap kali bertemu. Tuliskan kata-kata cinta Anda di belakang punggungnya lewat jari-jari Anda.

7. Menyusun puzzle
Kirimkan permainan puzzle yang bertuliskan I Love You lewat e-mail. Biar seru, kirimkan satu per satu kata tersebut secara acak, sehingga ia penasaran menunggu setiap huruf yang Anda kirim.

8. Koleksi SMS
Bukukan semua SMS atau e-mail cinta yang Anda terima dari si dia. Kemudian, kirimkan buku tersebut padanya. Cantumkan tanggal dan momen saat SMS atau e-mail itu dikirim.

9. Cinta dalam 100 bahasa
Belajarlah mengatakan "saya cinta kamu" dalam 100 bahasa. Kirimkan kata yang berbeda setiap hari.

10. Kirim makan siang
Kirimkan makan siang untuk si dia. Jangan lupa, tuliskan kata "I Love You" di atas makanan tersebut. Anda bisa berkreasi menulis kata itu dengan menggunakan media sayur-sayuran atau buah.

Teknologi Kikis Romantisme. Survei yang dilakukan High Street Stationary Chain Partners di Inggris menyebutkan, satu dari 20 orang memilih untuk menyatakan cinta untuk pertama kalinya lewat tulisan, termasuk lewat SMS atau e-mail. Lima persen perempuan yang disurvei mengatakan mereka lebih suka mengatakan cinta lewat telepon, SMS atau e-mail ketimbang berhadapan langsung. Uniknya 70 persen responden mengaku shock bila dikirimi surat cinta

http://www.kaskus.us/showthread.php?t=10871415


Jangan lupa di like...
   
Follow Juga Ya....

osserem 01 Nov, 2011


--
Source: http://osserem.blogspot.com/2011/11/cara-unik-mengungkapkan-cinta.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Read More...